Kasir mencatat
Penjualan, biaya kecil, dan kasbon masuk lewat chat dengan nama pencatat yang jelas.
Florest untuk Usaha
Kasir mencatat penjualan. Owner memotret nota supplier. Florest menyatukannya menjadi laporan harian, laba rugi sederhana, catatan HPP, dan kasbon per outlet.
Kasir
Nilai pada tampilan ini adalah contoh penggunaan.
Satu catatan bersama
Tim mencatat saat transaksi terjadi. Owner mendapat ringkasan tanpa meminta foto buku kas atau menggabungkan chat dari banyak orang.
Penjualan, biaya kecil, dan kasbon masuk lewat chat dengan nama pencatat yang jelas.
Catatan dipisahkan per outlet, kategori, pengguna, dan jenis transaksi.
Ringkasan kas, HPP, kasbon, dan laba rugi sederhana siap dilihat setiap hari.
Catatan yang dekat dengan usaha
Fokusnya bukan istilah akuntansi yang rumit. Setiap catatan membantu pemilik menjawab pertanyaan operasional hari ini.
Kasir mencatat penjualan dan biaya operasional dengan kalimat biasa. Owner melihat rekap yang sama tanpa menunggu tutup buku.
Pisahkan bahan baku, kemasan, ongkir, dan biaya outlet agar margin tidak tercampur dengan pengeluaran pribadi.
Catat siapa yang berutang, nominalnya, dan pembayaran yang masuk. Riwayat tetap tersambung ke pelanggan yang sama.
Foto nota pembelian bahan. Florest merapikan item dan nilai belanja agar biaya supplier masuk ke laporan outlet.
Contoh laporan untuk menjelaskan format, bukan data pelanggan.
Terlihat sebelum hari berakhir
Owner bisa memeriksa arus kas, biaya bahan, dan kasbon dari catatan yang sudah masuk. Riwayat per outlet membantu pengecekan ketika ada angka yang perlu ditelusuri.
Harga per outlet
Paket menyesuaikan jumlah pengguna, outlet, serta kebutuhan laporan. Ceritakan alur usaha yang sekarang agar tim Florest dapat menyarankan konfigurasi yang tepat.